- Mari Terus Berkarya, Berkreasi dan Berinovasi -
Home » , » GURU PROFESIONAL ATAU GURU IDEAL?

GURU PROFESIONAL ATAU GURU IDEAL?




Guru Profesional
Guru adalah salah satu unsur penting yang harus ada sesudah siswa. Apabila seorang guru tidak punya sikap profesional maka murid yang di didik akan sulit untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Hal ini karena guru adalah salah satu tumpuan bagi negara dalam hal pendidikan. Dengan adanya guru yang profesional dan berkualitas maka akan mampu mencetak anak bangsa yang berkualitas pula. Kunci yang harus dimiliki oleh setiap pengajar adalah kompetensi. Kompetensi adalah seperangkat ilmu serta ketrampilan mengajar guru di dalam menjalankan tugas profesionalnya sebagai seorang guru sehingga tujuan dari pendidikan bisa dicapai dengan baik.

Sementara itu, standard kompetensi yang tertuang ada dalam peraturan Menteri Pendidikan Nasional mengenai standar kualifikasi akademik serta kompetensi guru dimana peraturan tersebut menyebutkan bahwa guru profesional harus memiliki 4 kompetensi guru profesional yaitu kompetensi pedagogik dan kompetensi kepribadian,
profesional serta kompetensi sosial. Dari 4 kompetensi guru profesional tersebut harus dimiliki oleh seorang guru melalui pendidikan profesi selama satu tahun.

Berikut ini adalah penjelasannya 4 kompetensi guru profesional:
1. Kompetensi Pedagogik
Kompetensi ini menyangkut kemampuan seorang guru dalam memahami karakteristik atau kemampuan yang dimiliki oleh murid melalui berbagai cara. Cara yang utama yaitu dengan memahami murid melalui perkembangan kognitif murid, merancang pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran serta evaluasi hasil belajar sekaligus pengembangan murid.

2. Kompetensi Kepribadian
Kompetensi kepribadian ini adalah salah satu kemampuan personal yang harus dimiliki oleh guru profesional dengan cara mencerminkan kepribadian yang baik pada diri sendiri, bersikap bijaksana serta arif, bersikap dewasa dan berwibawa serta mempunyai akhlak mulia untuk menjadi sauri teladan yang baik.

3. Kompetensi Profesional
Kompetensi profesional adalah salah satu unsur yang harus dimiliki oleh guru yaitu dengan cara menguasai materi pembelajaran secara luas dan mendalam.
Yang dimaksud dengan pengusaan materi secara luas dan mendalam dalam hal ini termasuk pengusaan kemampuan akademik lainnya yang berperan sebagai pendukung profesionalisme guru.Kemampuan akademik tersebut antara lain,memiliki kemampuan dalam menguasai ilmu, jenjang  dan jenis pendidikan yang sesuai.

4. Kompetensi Sosial
Kompetensi sosial adalah salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pendidik melalui cara yang baik dalam berkomunikasi dengan murid dan seluruh tenaga kependidikan atau juga dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar.

Khusus tentang profesionalisme guru, dengan adanya sertifikasi guru di era sekarang ini, tentu profesionalisme guru menjadi salah satu hal yang menjadi sorotan di masyarakat. Pertanyaannya adalah, apakah cukup dengan penguasaan materi secara luas dan mendalam bisa disebut profesional, dan kemudian layak mendapat tunjangan profesi pendidik (TPP). Seperti kita ketahui bersama bahwah TPP yang diberikan akan kembali di evaluasi, karena berbagai alasan. Salah satunya adalah perkembangan atau kemajuan pendidikan yang belum signifikan, hanya kesejahteraan guru saja yang (sedikit) mengalami peningkatan.
Fakta yang ada banyak khasus yang terjadi, para guru hanya memikirkan masalah tunjangan profesi saja tanpa meng-evaluasi diri bagaimana kinerjanya selama ini. Banyak guru yang masih berkutat dengan kepentingan pribadinya, tidak kreatif, tidak inovatif dan tentu tidak berkarya dengan berbagai alasannya. Dari berbagai fakta yang ada, justru menjadi prihatin dengan kondisi tersebut.  Lantas bagaimana penghargaan kepada para guru yang berprestasi dan yang selalu inofativ, kreatif dan berkarya?

Guru Ideal
Semua orang yang menjadi guru, tentu berkeinginan menjadi guru yang ideal. Seperti apa ciri guru ideal tersebut? Berikut ada 9 poin guru ideal :
Guru ideal adalah guru yang bagi siswanya mampu:
1. Menjadi sumber inspirasi tatkala jiwanya butuh kejernihan,
2. Selalu memberi motivasi tatkala jiwanya terasa lemah tanpa daya,
3. Menjadi pendorong tumbuhnya berpikir positif,
4. Menjadi sumber keteladanannya, tatkala jiwanya butuh seorang figure idola,
5. Menjadi petunjuk dan sumber ilmu tatkala jiwanya butuh lampu penerang,
6. Menjadi tempat rekreasi jiwanya, tatkala hidupnya terasa hampa dan hambar,
7. Menjadi orang tuanya yang mampu mengayomi, mendidik dan mengajarkan hal-hal yang berguna dan bermanfaat,
8. Bersikap adil dan seimbang tatkala ditemukan kesenjangan dan perbedaan,
9. Menjadi teman sejatinya yang mampu mengajaknya meraih sukses.

Nah, bagaimana dengan anda (rekan rekan guru), apakah anada guru profesional atau guru ideal, atau bahkan keduanya?
Mari, sebagai guru kita tingkatkan profesionalisme kita dengan tetap berinovasi, kreatif dan berkarya untuk dapat menjadi panutan bagi para peserta didik kita dan tentu sekaligus menjadi guru yang ideal bagi murid murid kita.

Tetap Semangat!!!


0 komentar:

Post a Comment

Agenda Tahun 2018

1. Tanggal 5 - 6 Januari Temu Pelatih Nasional dan Pengukuhan Pelatih Nasional IGI 2018. 2. Tanggal 22 April; Video Converenc Maluku Belajar 3. Tanggal 28 April; Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Bidang TIK - Tana Toraja Sulsel. 4. Tanggal 29 - 30 Juni 2018; Workshop Pengembangan Media Pembelajaran Dhammasekha Berbasis IT - Selat Panjang Kep. Mranti Kep. Riau. 5. Tanggal 25 - 27 Juli; Workshop Multimedia Pembelajaran Provinsi RIau
Instagram

Translate

Featured Post

Cara Sederhana Membuat Media Pembelajaran Interaktif dengan Office PowerPoint - Bagian 1

Pengembangan Media Presentasi Untuk Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) Oleh : Widi Astiyono, S. Ag (Merupakan makalah yang ...

Popular Posts