- Mari Terus Belajar, Berinovasi, Berkreasi dan Berkarya -

Forum Silaturahmi Mendikbud RI (Mas Menteri Nadiem Mendengar)


Foto bersama setelah selesai acara
Ikatan Guru Indonesia bersama 22 organisasi guru dan komunitas guru diundang khusus Mendikbud Nadiem Makarim hari ini, 4 November 2019 dalam acara Forum Silaturahmi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bertempat di Ruang Sidang Graha 1, Gedung A Lantai 2 Kompleks Kemdikbud Jl. Jenderal Sudirman Senayan Jakarta.
Ketua Umum IGI (baju putih) Muhammad Ramli Rhim memimpin delegasi IGI
Delegasi IGI di pimpin langsung oleh Ketua Umum, Bapak Muhammad Ramli Rahim dan didampingi oleh Ketua Bidang Organisasi serta beberapa wasekjen. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai selama kurang lebih satu setengah jam. Acara ini di pimpin oleh Bapak Supriano, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Dalam kesempatan in, Bapak Nadiem Anwar Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, dengan sabar menerima semua aspirasi dari semua perwakilan orprof dan komunitas guru.
Setiap organisasi atau komunitas hanya boleh diwakili oleh satu orang saja dan saya selaku Ketua Umum IGI hadir langsung tanpa diwakili.
Mas Nadiem membuka pembicaraan dengan meminta seluruh undang tidak mengangkat masalah tapi memberikan solusi.
Keakrapan Ketum IGI bersama Mas Menteri Nadiem
Mas Menteri Milenial bilang "Saya senang dengan gagasan IGI, beda dan berfikir maju, makanya aku cecar terus dengan berbagai pertanyaan tadi biar jelas apa yang IGI pikirkan." cerita pak Ketum IGI

Kami dari IGI diberi kesempatan dan ternyata Menteri Nadiem sangat antusias dengan gagasan IGI dan terus mencecar Ketua Umum IGI dengan begitu banyak pertanyaan dari setiap point yang bahas oleh Ketua Umum IGI.

Adapun Ikatan Guru Indonesia (IGI) kepada Mendikbud, menyampaikan 10 Hal Dalam Upaya Revolusi Pendidikan Dasar Dan Menengah sebagai berkut:
1.        Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Pendidikan Karakter menjadi mata pelajaran utama di Sekolah Dasar dan karena itu, Pembelajaran Bahasa Inggris di SMP dan SMA dihapuskan karena seharusnya sudah dituntaskan di SD. Pembelajaran bahasa Inggris fokus ke percakapan, bukan tata bahasa.
2.  Jumlah Mata Pelajaran di SMP menjadi maksimal 5 mata pelajaran dengan basis utama pembelajaran pada Coding dan di SMA menjadi maksimal 6 mapel tanpa penjurusan lagi.
3.     SMK karena fokus pada keahlian maka harus digunakan sistem SKS, mereka yang lebih cepat ahli bisa menuntaskan SMK dua tahun atau kurang, sementara mereka yang lambat bisa saja sampai 4 tahun dan ujian kelulusan SMK pada keahliannya bukan pada pelajaran normatif dan adaptif. SMK tidak boleh kalah dari BLK yang hanya 3, 6 atau 12 bulan saja. LPTK diwajibkan menyediakan Sarjana Pendidikan atau Alumni PPG yang dibutuhakan SMK.
4.  Jabatan Pengawas Sekolah dihapuskan hingga jumlah guru yang dibutuhkan mencukupi. Hilangnya tanggungjawab mengajar kepada kepala sekolah seharusnya dimaksimalkan fungsinya sehingga keberadaan pengawas sekolah sudah tidak dibutuhkan lagi. Jabatan pengawas sekolah boleh dikembalikan lagi jika guru berstatus PNS atau PPPK telah tercukupi.
5.          Seluruh beban administrasi guru dibuat dalam jaringan (online) dan lebih disederhanakan, RPP cukup 1-2 halaman tapi jelas tujuan dan aplikasi pembelajarannya, tak ada lagi berkas administrasi dalam bentuk “hard copy”, verifikasi keaslian dilakukan secara acak dengan kewajiban menunjukkan berkas asli, bukan Foto Copy.
6.          Pengangkatan Guru berdasakan kompetensi dan kebutuhan kurikulum yang nantinya dibuat. Uji Komptensi Guru wajib dilaksanakan minimal sekali dalam 3 (tiga tahun).
7.          Sistem Honorer dihapuskan sehingga tak ada lagi guru yang mengisi ruang kelas yang statusnya tidak jelas, harus jelas statusnya PNS, PPPK atau GTY. Pendapatan Guru minimal mencapai Upah Minimum.
8.          Jika kurikulum diubah, maka bimtek harus ditiadakan dan diganti dengan video tutorial dengan kewajiban uji secara acak terhadap pemahaman kurikulum. Anggaran bimtek dialihkan untuk rekruitmen guru.
9.    Anggaran Peningkatan Kompetensi guru dihapuskan dan upaya peningkatan kompetensi guru diserahkan kepada organsiasi profesi guru berdasarkan acuan kompetensi yang dibutuhkan. Anggaran Pelatihan Guru dialihkan untuk rekruitmen guru. Organisasi profesi guru diberikan legalitas dalam melaksanakan upaya peningkatan kompetensi guru, pemerintah cukup melakukan uji terhadap standar kompetensi guru yang diinginkan. Organisasi profesi guru harus segera mendapatkan pengesahan setelah melalui verifikasi dan sepenuhnya pembinaan guru diserahkan organisasi profesi guru dalam pengawasan Pemerintah.
10.     Mengatur kembali penentuan “sekolah daerah tertinggal-terpencil-terdepan-terkebelakang sesuai kondisi sekolah, bukan berdasarkan data kemendes.

Demikian sekilas hasil pertemuan Forum Silaturahmi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI bersama orprof. Harapan kami semua, semoga semua aspirasi, gagasan dan masukan ataupn keluhan dari para pegiat/pelaku pendidikan bisa ditindaklanjuti. Sehingga harapan untuk Pendidikan Indonesia yang lebih maju dan berkualitas bisa segera terwujud dalam mengarungi Revolusi Industri 4.0.


Salam Inovasi Pendidikan!

#MRR
#IGI
#Nadiem
#Mendikbud



by Kang Widi
Wasekjen PP IGI Bidang Peningkatan Mutu Pendidikan

*Temu Nasional Guru Milenial dan Guru Pelatih Indonesia*


Menteri Baru Telah Datang, Seorang anak milenial yang sukses dalam bisnis milenila dan punya kemampuan membaca masa depan

Untuk itu Ikatan Guru Indonesia bermaksud mengajak seluruh guru Indonesia berkumpul di Jakarta dan memaparkan metode pelatihan guru di era milenial ini.

Insya Allah akan dilaksanakan Jumat-minggu, 22-24 November 2019 Di Aula Kemdikbud Lantai 3 dengan tema “Marajut Loncatan Masa Depan Pendidikan Indonesia”

Bagi siapapun yang berminat, silahkan mengajukan diri dengan mempersiapkan video presentasi Kanal Pelatihan Guru Era Milenial lalu daftar segera di bit.ly/pelatih-milenial

Paling lambat 15 November 2019, Peserta dibatasi maksimal 350 guru dan hanya mereka yang dinyatakan lulus seleksi yang diberikan undangan.

Nara Hubung : Kepala LPMP IGI +62 852 77634479 atau sekertaris LPMP IGI +62 852 43006610

Jakarta, 29 Oktober 2019
Muhammad Ramli Rahim
Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia

Cuplikan Bagian Penting Pidato Mendikbud Dalam Rangka Hardiknas 2016



Salam Kreatif dan Inovatif,
Berikut ini cuplikan bagian penting pidato Mendikbud dalam rangka Hardiknas 2016 yang bermanfaat untuk program back to school:


"Salah satu dukungan yang perlu kita berikan pada anak-anak Indonesia adalah memastikan bahwa apa yang mereka pelajari saat ini adalah apa yang memang mereka butuhkan untuk menjawab tantangan jamannya. Keterampilan utuh yang dibutuhkan oleh anak-anak Indonesia di abad 21 ini mencakup tiga komponen yaitu kualitas karakter, kemampuan literasi, dan kompetensi.

Karakter terdiri dari dua bagian. Pertama, karakter moral, sesuatu yang sering kita bicarakan. Karaker moral itu antara lain adalah nilai Pancasila, keimanan, ketakwaan, intergitas, kejujuran, keadilan, empati, rasa welas asih, sopan santun. Yang kedua dan tak kalah pentingnya adalah karakter kinerja. Di antara karakter kinerja adalah kerja keras, ulet, tangguh, rasa ingin tahu, inisiatif, gigih, kemampuan beradaptasi, dan kepemimpinan. Kita ingin anak-anak Indonesia menumbuhkan kedua bagian karakter ini secara seimbang. Kita tak ingin anak-anak Indonesia menjadi anak yang jujur tapi malas, atau rajin tapi culas. Keseimbangan karakter baik ini akan menjadi pemandunya dalam menghadapi lingkungan perubahan yang begitu cepat.

Literasi dasar menjadi komponen kemampuan abad 21 yang perlu kita perhatikan berikutnya. Literasi dasar memungkinkan anak-anak meraih ilmu dan kemampuan yang lebih tinggi serta menerapkannya kepada kehidupan hariannya. Bila selama ini kita berfokus pada literasi baca-tulis dan berhitung yang masih harus kita perkuat, maka kini kita perlu pula memperhatikan literasi sains, literasi teknologi, literasi finansial dan literasi budaya.

Terakhir dan tak kalah pentingnya adalah komponen kompetensi. Abad 21 menuntut anak-anak Indonesia mampu menghadapi masalah-masalah yang kompleks dan tidak terstruktur. Maka mereka membutuhkan kompetensi kemampuan kreativitas, kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah, kemampuan komunikasi serta kemampuan kolaborasi"....

Semoga mampu menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua. Selamat berjuang untuk kemajuan pendidikan Indonesia.

AYO, BURUAN DAFTAR, HADIRI DAN IKUTI : SEMINAR INTERNASIONAL "LITERASI DAN PEMBELAJARAN ABAD 21"

Segera Lakukan Konfirmasi



PENGUMUMAN!
Dikarenakan antusias pendaftar yang sangat luar biasa, sehingga jumlah pendaftar SEMINAR INTERNASIONAL IGI DI SEMARANG sudah melebihi kuota yg disiapkan dalam 75-jam ini, maka bagi pendaftar yang lebih dulu kami beri prioritas untuk konfirmasi kepastian ikut serta dalam kegiatan Seminar Internasional ini. Jika sampai tanggal 24 Maret 2016 tidak melakukan transfer dan konfirmasi ke panitia, maka pendaftaran akan kami buka kembali, dan kursi peserta lama bisa di isi oleh pendaftar yang baru. Demikian, terimakasih.

#Sie Pendaftaran Seminar.






Tema :

"Membangun Budaya Literasi di Kalangan Guru dengan Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Abad 21 guna Menghadapi MEA"

Tanggal  : Minggu, 10 April 2016
Waktu  : 07.30 - 15.00 WIB
Tempat  : Aula Utama LPMP Semarang
Kontribusi  : Rp 100.000

Pembicara:
  1. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Anies Baswedan, PhD.
  2. Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Hamid Muhammad
  3. Satria Dharma, Pegiat Literasi dan Pendiri IGI
  4. Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah
  5. Gatot Prijowirjanto (Direktur SEAMEO, Bangkok)
  6. Ceng Poh Yeoh, CEO of Carnegi Melon Asia Learning, Singapura
Fasilitas Peserta:
  1. Diskusi langsung dengan pejabat pendidikan, pemerhati literasi, dan pakar media pembelajaran
  2. Sertifikat seminar internasional
  3. Snack dan makan siang
  4. Doorprize
  5. Silaturahim dengan para guru se-Indonesia


Cara Pendaftaran:
  1. Transfer biaya pendaftaran ke BRI No. 0980.01.006463.50.9 atas nama Sutriyono 
  2. Isi formulir online di http://jateng.kegiatan.id dan cetak tiketnya
  3. Tunjukkan tiket saat seminar 
Catatan:
HANYA melayani pendaftaran online. Jika kuota sudah terpenuhi, sistem akan menutup otomatis

Video Profile Kang Widi

Menerima Apresiasi Guru PAB Inovatif Tahun 2025

Menerima Apresiasi Guru PAB Inovatif Tahun 2025
Bersama Menteri Agama RI, Bapak Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A.

Subscribe Media Belajar Temanggung

Subscribe Channel SBC Kendal


Sosok Inspiratif Cerdas Berkarakter Tahun 2022

Sosok Inspiratif Cerdas Berkarakter Tahun 2022

Bersama Bupati Kendal dan Kepala Disdik Kab. Kendal

Bersama Bupati Kendal dan Kepala Disdik Kab. Kendal
Menerima Apresiasi atas Prestasi sebagai TOP 6 ASN Inspiratif tahun 2021

52 Terbaik PNS Inspiratif 2018

Menerima Anugerah Bupati Kendal Award 2018

Menerima Anugerah Bupati Kendal Award 2018
Bersama Bupati Kendal Ibu dr. Mirna Annisa, M.Si. Menerima Anugerah Bupati Kendal Award 2018 Kategori Pegiat Pendidikan
Instagram

Translate

Popular Post

Cara merekam dan mengedit vocal pada Adobe Audition CS-6 Bagian 1

Gambar 1: Halaman Awal Aplikasi Adobe Audition CS-6 S alam Kreatif dan Inovatif, Para pembaca sekalian yang berbahagia, pada k...

Popular Posts