- Mari Terus Belajar, Berinovasi, Berkreasi dan Berkarya -

Persahabatan - Kalyanamita - Sahabat Sejati


PERSAHABATAN
Kadang - kadang sahabat yang suka traktir kita makan, bukan karena mereka berkelebihan tapi karena mereka meletakkan persahabatan melebihi uang.....

Kadang - kadang sahabat yang rajin bekerja, bukan karena mereka sok pandai tapi karena mereka memahami akan tanggung jawab.......



Kadang - kadang sahabat yang memohon maaf dulu setelah pertengkaran bukan karena mereka salah tapi karena mereka menghargai orang di sekeliling mereka......


Kadang - kadang yang sukarela membantu kita, bukan kerana mereka berhutang apa-apa tapi karena mereka lihat kita sebagai seorang sahabat......

Kadang-kadang sahabat yang selalu SMS DAN WA anda, bukan kerana mereka gk ada kerjaan tapi karena mereka INGAT PADA ANDA.......

Satu hari, kita semua akan terpisah, kita akan terkenang obrolan dan impian yang pernah ada.

Hari berganti hari, bulan, tahun, hingga hubungan ini menjadi asing........

Satu hari anak2 kita akan melihat foto2 kita dan bertanya?
"Siapa mereka semua tu?".....
Dan kita tersenyum dengan air mata yang tidak kelihatan karena hati ini terusik dengan kata yang sayu, lalu berkata,
"DENGAN MEREKALAH ADA HARI YANG PALING INDAH DALAM HIDUP SAYA."
TERIMA KASIH SAHABAT

-------------------------------



Dalam agama Buddha, Sahabat Sejati di sebut dengan Kalyanamita
Kita hendaknya dapat membedakan antara sahabat sejati dengan sahabat palsu. Ciri sahabat sejati adalah seorang sahabat yang senantiasa :
1. Siap dan mampu membantu kita dengan cara yang baik
2. Memiliki rasa simpati kepada kita baik didalam keadaan suka maupun duka

3. Menunjukkan hal-hal yang berguna kepada kita

4. Memiliki rasa persahabatan yang akrab

Sahabat yang siap dan mampu membantu kita dengan cara yang baik, maksudnya:

  •  Melindungi dan memperingatkan kita pada saat kita lengah, atau tidak waspada
  •  Melindungi harta kekayaan kita dalam keadaan kita lengah dan tidak waspada
  •  Melindungi kita dalam keadaan bahaya

Sahabat yang memiliki rasa simpati kepada kita baik didalam keadaan suka maupun duka, maksudnya :
  • Membuka rahasia pribadinya kepada kita sebagai sahabat sejati
  • Menjaga rahasia kita dan tidak membocorkannya kepada orang lain
  • Tidak meninggalkan kita pada saat kita mengalami banyak masalah
  • Bersedia mengorbankan kepentingan pribadinya demi kepentingan sahabatnya
Sahabat yang menunjukkan hal-hal yang berguna kepada kita, maksudnya :
  • Mencegah berbuat kejahatan
  • Menganjurkan kita melakukan kebaikan
  • Memberitahukan kita hal-hal yang belum pernah kita dengar
  • Memberitahu kita cara-cara mencapai alam kebahagiaan
Sahabat yang memiliki rasa persahabatan yang akrab, maksudnya :
  • Ikut merasakan penderitaan kita pada saat kita susah
  • Merasa bahagia bila kita mendapatkan kebahagiaan
  • Membela kita apabila kita terkena masalah
  • Membenarkan siapa saja yang memuji kita
Demikianlah tentang sahabat sejati. Sudahkah kita menjadi sahabat sejati bagi semua teman - teman kita?


Sumber; facebook dan buku pendidikan agama Buddha SMP.

Menguak Tabir Mataram Kuno di Lereng Sindoro - Situs Sejarah di Tanah Temanggung

Temanggung, memang kaya situs sejarah (baca juga Megalitikum di Temanggung), situs ini sudah sering banyak dibahas oleh berbagai media maupun individu. Dan saya tak pernah jenuh menyimak berulang ulang tentang situs ini. Situs liyangan, bigitu masyarakat mengenalnya, sejak ditemukan pertamakali sekitar tahun 2008, perkembangan penggalian situs ini sangat pesat. Situs ini juga sangat menarik perhatian masyarakat sekitar Temanggung maupun dari luar Temanggung. Banyak pengunjung yang berdatangan untuk melihat langsung situs ini karena rasa penasaran untuk mengetahuinya.
Situs Liyangan berada di Desa Liyangan Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung jawa Tengah. Sekitar 3 kilometer sebelum umbul Jumprit.
Diperkirakan situs ini adalah peradaban pada jaman Mataram kuno, yang dihuni sekitar -+4 abad lamanya sebelum kemudian terbenam oleh letusan vilkanik gunung Sindoro pada waktu itu. Artefak-artefa yang ditemukan pun membuktikan bahwa peradaban kala itu sudah maju dan sudah terjalin hubungan dengan negara lain, terutama Tiongkok, terbukti adanya artefak dari jaman dinasti Tang yang ditemukan di situs tersebut.
Situs tersebut di gali dan di teliti oleh Balai Arkeologi Yogyakarta sejak tahun 2009, dan kemudian dilakukan penelitian jangka menengah 2010 sampai dengan 2014, awal 2010 ditemukan bangunan candi, sisa bangunan rumah, artefak, talud dari papan - papan batu kemudian menjadi bahan pijakan bagi Balai Arkeologi Yogyakarta untuk melakukan penelitian secara lebih detail..
Situs Liyangan merupakan situs yang sangat luas dan kompleks, terdiri atas area peribadatan yang terdiri dari 3 bagian/halaman, ada area hunian, dan juga area hunian.
Berikut sekilas foto-foto tentang situs Liyangan, video ada di paling bawah.

Lokasi penggalian Situs Liyangan 1

Lokasi penggalian Situs Liyangan tampas dari atas.

Salah satu Lingga dan Yoni yang ditemukan di sekitar lokasi penggalian situs Liyangan..

Diduga sumber air yang dimanfaatkan oleh masyarakat pada era Mataram Kuno di Situs Liyangan.

Bebatuan candi yang ditemukan

Tangga yang menuju ke candi.

Artefak berbahan keramik, diduga dari dinasti Tang

Lokasi penggalian Situs Liyangan 

Batas bangunan area candi

Situs Liyangan dengan latar belakang Gunung Sindoro di sisi timur.

Lokasi penggalian Situs Liyangan nampak bangunan candi.

Bangunan candi di Situs Liyangan

Lokasi penggalian Situs Liyangan tampak dari atas.

 Sekilas tentang situs Liyangan.

Hadiah Terindah - Hadiah Kata

Menghadiahkan kata-kata menghibur yang memberi dorongan, sama berhaganya dengan memberi obat paling mujarab atau sama harganya dengan memberi materi kebutuhan.
Pada saat berkomunikasi, seharusnya kita belajar mengajukan pertanyaan yang sesuai, dengan seksama banyak mendengar. Lebih baik sedikit berbicara daripada banyak bicara yang tidak bermanfaat, lebih baik lagi bicara yang bermanfaat daripada sedikit bicara.
Seorang pendengar yang baik, belajar dari sudut pandang orang lain, barulah dapat mengucapkan kata-kata yang baik dan terarah.
Biar bagaimana-pun sepatah kata yang baik, setidaknya akan di ingat beberapa saat bagi orang yang mendengarkannya.
Dengan semakin banyak mengucapkan kata-kata yang mengandung kebaikan, maka semakin banyak orang berteman dengan kita, lingkungan kehidupan juga akan semakin luas dan cerah. Dengan kata lain kita sudah terlepas dari ikatan dan kurungan, telah berubah menjadi lebih mengerti orang lain.
….
Kepercayaan merupakan pelumas hubungan anatara manusia, kecurigaan merupakan duri yang menusuk diantaranya.
Dalam hubungan antara manusia sedapat mungkin, lebih baik kita banyak mendengarkan daripada banyak berbicara. Suasana akan tercipta harmonis apabila kita mau sedikit sabar mendengarkan dengan seksama.
Mendengar pembicaraan sebenarnya memperkaya diri. Orang yang takut mendengar pembicaran, karena ia tidak bisa menjamin dirinya menerima hal-hal yang baru. Konseb semacam ini telah mengedap pengetahuan, dan kehilangan keberanian dalam menghadapi tantangan.
….
Orang yang berhasil mencapai kariernya sebanding dengan besarnya tekanan yang ia alami. Tekanan yang ia alami tidak bisa ditunjukan sekehendak hati. Mungkin kita semua mengangumi prestasi yang ia capai, tetapi kita tidak mengetahui kerisauan hati dan perasaan waswas yang ia alami. Sebenarnya ia membutuhkan pendengar yang tulus daripada pujian.
Sesunggunya bukan hanya bagi orang yang terjerumus dalam kerisauan saja membutuhkan pendengar seksama, tapi bagi orang yang sedang dalam keadaan setabil-pun membutuhkannya. Seperti seorang pasian menghela napas panjang dengan perasaan puas dan berkata anda seorang dokter yang baik, melalui bingbingan anda, saya merasa lebih baik. Sebenarnya dokter tidak mengatakan apapun, karena sang dokter tahu yang dibutuhkan pasian bukanlah pengobatan, tapi pasian hanya membutuhkan seorang yang bisa mendengarkan segala kirisauan hatinya.
Jadi setiap orang dalam tahap tertentu mempunya hasrat mencurahkan segala perasaan hatinya, membutuhkan seorang baik dan simpati untuk mendengarkannya.
Hanya orang Egoi dan angkuh saja yang tidak mau melepaskan kerisauan hatinya, dan dengan segala cara menutupi kekurangan dan kelemahan dalam dirinya.
…..
Orang yang menjaga ucapannya tidak akan mengucapkan kata-kata yang tidak bermanfaat atau asal-asalan. Orang yang bijaksana, selain kecerdasannya didasari pada moral yang baik, ia juga menghormati dan menghargai orang lain, serta berhati lapang penuh toleransi dan penuh kepercayaan, tetapi orang tercela tidak mementingkan moral, bersikap tidak konsisten dan menganggap diri sendiri lebih unggul.
Sangat jelas sekali seorang yang memiliki karakter mulia, pasti memiliki pengetahuan tentang potensi dirinya, yang ditandai dengan nilai-nilai seperti, percaya diri, mandiri, bertanggung-jawab, sabar, berhati-hati, rela berkorban, dapat dipercaya, jujur, menepati janji, adil, malu berbuat salah, pemaaf, berhati lembut, setia, tekun, ulet/gigih, teliti, berpikir positif, disiplin, bersemangat, dinamis, hemat, menghargai waktu, pengendalian diri, ramah, sportif, tabah, terbuka, tertip, kerendahan hati, berbuat yang terbaik.
…..
Menyemangati orang lain merupakan seni dalam bergaul, juga sebagai kebaikan menjadi seorang yang tulus. Sedangkan orang yang disemagati penuh dengan rasa beryukur di dalam hati, dan balasannya justru merupakan balasan terbaik bagi si penyemangat.
Guru menyemagati muridnya, maka muridnya akan semakin bersemangat. Orang tua menyemangati anaknya, maka anaknya akan semakin berbakti. Atasan menyemagati bawahannya, maka bawahannya semakin menunaikan tugasnya. Suami-istri saling menyemagati, maka keluarga semakin harmonis.
Orang yang bersimpati, bersikap ramah, pendengar yang seksama, tidak heran kalau mempunyai banyak teman. Dengan kata lain banyak teman berarti orang lain merasa senang dekat dengan kita, mereka merasa mudah mendapatkan simpati, pengertian, kenyamanan dari diri kita. Dengan kata lain bisa mempunyai banyak teman berawal dari mempersembahkan. Jika kita tidak sudi memberikan kehangatan kepada orang lain, maka kita juga jangan mengharapkan sinar terang dari pihak lain.

Sebenarnya mendengarkan curahan hati orang lain dengan penuh perhatian, bukan hanya simpati dan memahami, juga bukan pengorbanan secara sepihak. Pengalaman hidup setiap orang merupakan pelajaran yang berlimpah, bisa menyediakan nutrisi bagi kita untuk diserap, dengan demikian akan mengingatkan diri kita untuk bisa menghindari noda lumpur di depan perjalanan hidup kita.
Kita harus pandai mendekati dan menyemangati orang lain, belajar untuk mendengarkan perkataan orang lain, terhadap teman, orang tua, saudara, anak, suami atau istri, atasan atau bawahan, majikan atau pekerja, dan terhadap siapapun. Dalam hal ini bila diterapkan pada setiap orang, maka manusia akan semakin mengembangkan kepedulian.

Selama seorang manusia masih memiliki sebuah hati yang baik, walau hanya mengucapkan sepata kata penyemangat yang dapat menghibur dan mendorong semangat seseorang atau melakukan satu kebaikan, maka semua itu layak mendapatkan pujian. Menyebarkan cinta kasih atau benih kasih ke orang lain, maka dunia ini akan dipenuhi dengan kehangatan dan kedamaian.

Di Duga Merupakan Peninggalan Era Megalitikum di Temanggung

Banyaknya situs-situs sejarah yang mulai ditemukan di daerah Temanggung Jawa Tengah, merupakan bukti bahwa peradapan sudah sangat berkembang sejak jaman dulu yang perlu dikaji secara lebih mendalam dan teliti. Situs-situs kuno yang tersebar hampir di seluruh nusantara, khususnya pulau Jawa, bisa menjadi bukti sejarah yang tentu menarik untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah peradaban masa lampau.

Di wilayah Temanggungm ditemukan satu lokasi yang diduga merupakan situs kuno era megalitikum. Memang perlu penelitian lebih lanjut dan lebih mendalam terkait adanya indikasi Megalitikum di sebuah bukit di wilayah Kabupaten Temanggung Jawa Tengah tersebut. Adalah sebuah bukit di sebelah selatan Desa Lowungu Kecamatan Bejen Kabupaten Temanggung Jawa Tengah, di temukan banyaknya bebatuan yang di prediksi merupakan peninggalan era megalitikum. Dan tentunya harus dari para ahli di bidangnya yang bisa melakukan penelitian lebih lanjut dan secara detail, bukan hanya oleh warga biasa untk menguak kebenaran dari dugaan ini. Beberapa waktu lalu tempat tersebut telah di kunjungi untuk di teliti oleh kelompok peduli sejarah Temanggung da para pecinta alam. 

Untuk mengetahui secara pasti dan lebih detail, memang diperlukan waktu yang panjang. Kepedulian pemerintah setempat atau pun balai konservasi purbakala sangat di harapkan untuk menindaklanjuti penemuan ini, jelas, jika memang benar di bukit tersebut adalah peninggalan era megalitikum merupakan satu potensi wisata yang tak ternilai, peninggalan sejarah yang perlu di lestarikan.

Berikut beberapa foto yang di ambil dari lokasi di atas bukit sebelah selatan Desa Lowungu tersebut yang di duga merupakan bebatuan era megalitikum:

Gambar 1 - Bebatuan diduga peninggalan era megalitikum di Temanggung
Jika kita perhatikan, rasanya hal yang tak mungkin jika bebatuan itu di buat dan di letakkan begitu saja oleh masyarakat sekitar di era modern sekarang ini.
Dari hasil penelitian sementara, banyak di temukan bukti sejarah dan bukan tidak mungkin situs ini pun bisa bersaing dengan situs Megalitikum Gunung Padang di Cianjur Jawa Barat.

Gambar 2 - Bebatuan diduga peninggalan era megalitikum di Temanggung
Perlu adanya koordinasi anatara pemerintah daerah, dari tingkat desa sampai kbupaten dengan pihak -pihak terkait, misalnya Dinas Pariwisata maupun Dinas Purbakala untuk meneliti keberadaan dan kebearan situs ini yang tentu saja akan sangat bermanfaat.

Gambar 3 - Bebatuan diduga peninggalan era megalitikum di Temanggung
Gambar 4 - Bebatuan diduga peninggalan era megalitikum di Temanggung
Memang, suatau hal yang menjadi ironis. Adanya dugaan situs megalitikum tersebut, justru masyarakat sekitar jarang yang tahu atau bahkan belum tahu adanya tempat tersebut yang diduga sebagai peninggalan masa Megalitikum. Bagi anda yang penasaran dan tertarik untuk melakukan penelitian, silahkan datang di loksai secara langsung ; http://goo.gl/maps/g0X0p

Jarak dari kota Temanggung -+ 30 km ke arah Sukorejo Kab. Kendal, sekitar 45 menit perjalanan dengan kendaraan. Sedangkan dari arah Kota Kendal -+ 55 km.

Semoga adanya tulisan ini ada pihak yang peduli untuk melakukan penelitian lebih lanjut di tempat tersebut, khususnya pihak terkait.  Semoga Bermanfaat.

GURU PROFESIONAL ATAU GURU IDEAL?




Guru Profesional
Guru adalah salah satu unsur penting yang harus ada sesudah siswa. Apabila seorang guru tidak punya sikap profesional maka murid yang di didik akan sulit untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Hal ini karena guru adalah salah satu tumpuan bagi negara dalam hal pendidikan. Dengan adanya guru yang profesional dan berkualitas maka akan mampu mencetak anak bangsa yang berkualitas pula. Kunci yang harus dimiliki oleh setiap pengajar adalah kompetensi. Kompetensi adalah seperangkat ilmu serta ketrampilan mengajar guru di dalam menjalankan tugas profesionalnya sebagai seorang guru sehingga tujuan dari pendidikan bisa dicapai dengan baik.

Sementara itu, standard kompetensi yang tertuang ada dalam peraturan Menteri Pendidikan Nasional mengenai standar kualifikasi akademik serta kompetensi guru dimana peraturan tersebut menyebutkan bahwa guru profesional harus memiliki 4 kompetensi guru profesional yaitu kompetensi pedagogik dan kompetensi kepribadian,
profesional serta kompetensi sosial. Dari 4 kompetensi guru profesional tersebut harus dimiliki oleh seorang guru melalui pendidikan profesi selama satu tahun.

Berikut ini adalah penjelasannya 4 kompetensi guru profesional:
1. Kompetensi Pedagogik
Kompetensi ini menyangkut kemampuan seorang guru dalam memahami karakteristik atau kemampuan yang dimiliki oleh murid melalui berbagai cara. Cara yang utama yaitu dengan memahami murid melalui perkembangan kognitif murid, merancang pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran serta evaluasi hasil belajar sekaligus pengembangan murid.

2. Kompetensi Kepribadian
Kompetensi kepribadian ini adalah salah satu kemampuan personal yang harus dimiliki oleh guru profesional dengan cara mencerminkan kepribadian yang baik pada diri sendiri, bersikap bijaksana serta arif, bersikap dewasa dan berwibawa serta mempunyai akhlak mulia untuk menjadi sauri teladan yang baik.

3. Kompetensi Profesional
Kompetensi profesional adalah salah satu unsur yang harus dimiliki oleh guru yaitu dengan cara menguasai materi pembelajaran secara luas dan mendalam.
Yang dimaksud dengan pengusaan materi secara luas dan mendalam dalam hal ini termasuk pengusaan kemampuan akademik lainnya yang berperan sebagai pendukung profesionalisme guru.Kemampuan akademik tersebut antara lain,memiliki kemampuan dalam menguasai ilmu, jenjang  dan jenis pendidikan yang sesuai.

4. Kompetensi Sosial
Kompetensi sosial adalah salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pendidik melalui cara yang baik dalam berkomunikasi dengan murid dan seluruh tenaga kependidikan atau juga dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar.

Khusus tentang profesionalisme guru, dengan adanya sertifikasi guru di era sekarang ini, tentu profesionalisme guru menjadi salah satu hal yang menjadi sorotan di masyarakat. Pertanyaannya adalah, apakah cukup dengan penguasaan materi secara luas dan mendalam bisa disebut profesional, dan kemudian layak mendapat tunjangan profesi pendidik (TPP). Seperti kita ketahui bersama bahwah TPP yang diberikan akan kembali di evaluasi, karena berbagai alasan. Salah satunya adalah perkembangan atau kemajuan pendidikan yang belum signifikan, hanya kesejahteraan guru saja yang (sedikit) mengalami peningkatan.
Fakta yang ada banyak khasus yang terjadi, para guru hanya memikirkan masalah tunjangan profesi saja tanpa meng-evaluasi diri bagaimana kinerjanya selama ini. Banyak guru yang masih berkutat dengan kepentingan pribadinya, tidak kreatif, tidak inovatif dan tentu tidak berkarya dengan berbagai alasannya. Dari berbagai fakta yang ada, justru menjadi prihatin dengan kondisi tersebut.  Lantas bagaimana penghargaan kepada para guru yang berprestasi dan yang selalu inofativ, kreatif dan berkarya?

Guru Ideal
Semua orang yang menjadi guru, tentu berkeinginan menjadi guru yang ideal. Seperti apa ciri guru ideal tersebut? Berikut ada 9 poin guru ideal :
Guru ideal adalah guru yang bagi siswanya mampu:
1. Menjadi sumber inspirasi tatkala jiwanya butuh kejernihan,
2. Selalu memberi motivasi tatkala jiwanya terasa lemah tanpa daya,
3. Menjadi pendorong tumbuhnya berpikir positif,
4. Menjadi sumber keteladanannya, tatkala jiwanya butuh seorang figure idola,
5. Menjadi petunjuk dan sumber ilmu tatkala jiwanya butuh lampu penerang,
6. Menjadi tempat rekreasi jiwanya, tatkala hidupnya terasa hampa dan hambar,
7. Menjadi orang tuanya yang mampu mengayomi, mendidik dan mengajarkan hal-hal yang berguna dan bermanfaat,
8. Bersikap adil dan seimbang tatkala ditemukan kesenjangan dan perbedaan,
9. Menjadi teman sejatinya yang mampu mengajaknya meraih sukses.

Nah, bagaimana dengan anda (rekan rekan guru), apakah anada guru profesional atau guru ideal, atau bahkan keduanya?
Mari, sebagai guru kita tingkatkan profesionalisme kita dengan tetap berinovasi, kreatif dan berkarya untuk dapat menjadi panutan bagi para peserta didik kita dan tentu sekaligus menjadi guru yang ideal bagi murid murid kita.

Tetap Semangat!!!


Berfikir Visual


Apa itu berpikir visual dan belajar visual?
Pemikiran visual adalah gaya belajar di mana pelajar yang lebih baik memahami dan mempertahankan informasi ketika ide-ide, kata-kata dan konsep-konsep yang terkait dengan gambar. Penelitian memberitahu kita bahwa mayoritas siswa di kelas biasa perlu untuk melihat informasi dalam rangka untuk mempelajarinya. Beberapa strategi pembelajaran yang umum visual meliputi menciptakan penyelenggara grafis, diagram, pemetaan pikiran, menguraikan dan banyak lagi.

Bagaimana belajar siswa visual yang membantu?



Visual belajar membantu siswa memperjelas pikiran mereka
Siswa melihat bagaimana ide-ide yang terhubung dan menyadari bagaimana informasi dapat dikelompokkan dan terorganisir. Dengan belajar visual, konsep-konsep baru yang lebih menyeluruh dan mudah dipahami ketika mereka terkait dengan pengetahuan sebelumnya.

Visual membantu siswa belajar mengatur dan menganalisa informasi
Siswa dapat menggunakan diagram dan plot untuk menampilkan sejumlah besar informasi dalam cara yang mudah untuk memahami dan membantu mengungkapkan hubungan dan pola.

Visual belajar membantu siswa mengintegrasikan pengetahuan baru
Menurut penelitian, siswa lebih mengingat informasi saat itu diwakili dan belajar baik secara visual dan verbal.

Visual membantu siswa belajar berpikir secara kritis
Informasi verbal dan visual terkait membantu siswa membuat hubungan, memahami hubungan dan mengingat detail terkait.
Pemikiran visual dan belajar cara-cara memanfaatkan grafis bekerja dengan ide dan menyajikan informasi. Penelitian di kedua teori pendidikan dan psikologi kognitif memberitahu kita bahwa belajar visual adalah salah satu metode yang sangat terbaik untuk mengajar siswa dari segala usia cara berpikir dan cara belajar.

Visual berpikir dan belajar dalam pendidikan
Strategi pembelajaran visual seperti grafik organizer, diagram, garis besar dan lebih banyak digunakan di ruang kelas di seluruh negeri. Strategi ini membantu siswa atau semua usia lebih baik mengelola tujuan belajar dan mencapai keberhasilan akademik. Sebagai mahasiswa diwajibkan untuk mengevaluasi dan menginterpretasikan informasi dari berbagai sumber, menggabungkan pengetahuan baru dengan apa yang sudah mereka pelajari, dan meningkatkan keterampilan menulis dan berpikir secara kritis, alat belajar visual yang membantu siswa memenuhi permintaan tersebut. Dipasangkan dengan kapasitas otak untuk gambar, strategi pembelajaran visual yang membantu siswa lebih memahami dan menyimpan informasi.

Dalam bagian ini website kami, kami menawarkan berbagai sumber daya untuk lebih memahami penggunaan metodologi pembelajaran visual dan alat untuk memasukkan ke dalam kelas Anda.

Lihat:
Pelajaran rencana yang menggabungkan visual yang berpikir dan menguraikan dan disesuaikan dengan Standar Negara Inti Umum.
Memenangkan penghargaan perangkat lunak kami, ® Inspirasi, ® Kidspiration, Webspiration ™ Kelas, dan InspireData ® didasarkan pada terbukti metodologi pembelajaran visual yang membantu siswa berpikir, belajar dan mencapai. Dengan kombinasi yang kuat pembelajaran visual dan teknologi, siswa di tingkat K-12 belajar untuk menjernihkan pikiran, mengatur dan menganalisa informasi, mengintegrasikan pengetahuan baru, dan berpikir kritis.

Kecerdasan visual-spasial merupakan salah satu aspek dari kognisi. Kecerdasan visual-spasial merupakan konsep abstrak yang meliputi persepsi spasial yang melibatkan hubungan spasial termasuk orientasi sampai pada kemampuan yang rumit yang melibatkan manipulasi serta rotasi mental. Dalam kecerdasan visual-spasial diperlukan adanya pemahaman kiri-kanan, pemahaman perspektif, bentuk-bentuk geometris, menghubungkan konsep spasial dengan angka dan kemampuan dalam transformasi mental dari bayangan visual. Pemahaman tersebut juga diperlukan dalam belajar matematika. Pada anak usia sekolah kecerdasan visual-spasial ini sangat penting karena kecerdasan visual-spasial erat hubungannya dengan aspek kognitif secara umum.

Kecerdasan visual-spasial adalah kemampuan memahami, memproses, dan berpikir dalam bentuk visual. Seseorang dengan kecakapan ini mampu menerjemahkan bentuk gambaran dalam pikirannya ke dalam bentuk dua atau tiga dimensi. Seorang anak dengan kemampuan ini juga mampu dengan mudah dan cepat memahami konsep spasial serta terlihat antusias ketika melakukan aktivitas yang berkaitan dengan kemampuan ini.

Kecerdasan visual-spasial bisa mempengaruhi proses belajar anak di sekolah. Salah satunya, membantu anak memahami soal cerita matematika. Kemampuan ini bukan hanya anugerah semata dari Tuhan Yang Maha Esa tapi juga bisa ditumbuhkan. Umumnya anak cerdas spasial memiliki metode belajar visualisasi berdasarkan penglihatannya. Latihan bisa diterapkan saat anak di usia balita awal lewat kegiatan sehari-harinya.

25 Hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kecerdasan Visual ini adalah:
  1. Mainkan Pictionary, tic-tac-toe tiga dimensi, atau permainan berfikir visual lainnya.
  2. Mainkan puzzle, kubus Rubik, rumah sesat, atau teka-teki visual lainnya.
  3. Belilah program peranti lunak untuk desain grafis dan ciptakan rancangan lukisan dan gambar dengan komputer.
  4. Pelajari fotografi dan gunakan kamera untuk merekam kesan visual Anda.
  5. Belilah camcorder dan ciptakan prestasi video.
  6. Tontonlah film dan tayangan televisi dan perhatikan penggunaan, cahaya, gerakan kamera, warna dan unsur sinematik lainya.
  7. Dekorasi ulanglah interior atau taman rumah Anda.
  8. Susunlah perpustakaan gambar dengan mengumpulkan gambar kegemaran Anda dari majalah atau surat kabar.
  9. Pelajari ketrampilan menentukan arah sebagai pedoman melakukan olahraga hiking di alam terbuka.
  10. Pelajari ilmu ukur.
  11. Ikutilah pelajaran melukis, mematung, menggambar, forografi, video, desain grafis, atau seni visual lainnya.
  12. Pelajarinlah bahasa yang berbasis ideografi seperti bahasa Mandarin.
  13. Gunakan model tiga dimensi dari ide yang Anda miliki untuk penemuan atau proyek lain.
  14. Pelajari cara menggunakan dan menginterprestasikan bagan aliran, bagan keputusan, diagram, dan bentuk respresentasi visual lainnya.
  15. Belilah kamus visual dan pelajari cara kerja mesin sederhana dan banda-banda lain.
  16. Jelajahi ruang sekitar dengan menutup kedua mata Anda dan membiarkan seorang teman menuntun Anda melalui rumah atau halaman.
  17. Berlatihlah mencari bentuk gambar dan lukisan pada awan, retakan dinding, atau gejala alami lain maupun gejala buatan manusia.
  18. Kembangkan simbol visual Anda untuk mencatat (gunakan anak panah, lingkaran, binatang, sporal, kode warna, gambar, atau bentuk visual lainnya).
  19. Kunjungi seseorang insinyur mesin, arsitek, seniman, atau desainer untuk melihat bagaimana ia menggunakan kemampuan spasialnya dalam bekerja.
  20. Luangkan waktu untuk melakukan kegiatan kesenian bersama keluarga atau teman-teman.
  21. Pelajarinlah peta Negara dan kota Anda, denah rumah, dan system perlambangan visual lainnya.
  22. Buatlah stuktur benda Lego, D-stix, heksafleksagon, balok mainan, atau bahan mainan tiga dimensi untuk membentuk bagunan.
  23. Pelajari ilusi optimis (misalnya dalam buku teka-teki, di museum ilmu pengetahuan, melalui permainan ilusi optic, dan sebagainya).
  24. Sewa, pinjam, atau belilah videotape ‘how to’ dalam bidang khusus yang Anda minati.
  25. Gunakan lukisan, foto, dan diagram dalam surat, proyek, dan presentasi.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK)


STRUKTUR PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)

HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
DAFTAR ISI

BAB I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Identifikasi Masalah
C. Pembatasan Masalah
D. Rumusan Masalah
E. Tujuan Penelitian
F. Manfaat Penelitian

BAB II. KAJIAN TEORETIK DAN HIPOTESIS TINDAKAN
A. Kajian Teoretik
    1. Definisi Variabel Y
    2. Devinisi Variabel X
B. Hasil Penelitian Yang Relevan
C. Kerangka Berpikir
C. Hipotesis Tindakan

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN
A. Setting Penelitian
B. Subjek Penelitian
C. Metode Penelitian
D. Langkah-Langkah Penelitian
    1. Rencana Tindakan
    2. Implementasi Tindakan
    3. Pengamatan
    4. Refleksi
E. Data dan Cara Pengumpulannya
F. Teknik Analisis Data

BIBLIOGRAFI
LAMPIRAN (apabila ada)

  

PENJELASAN SINGKAT TIAP ELEMEN DALAM PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS

1. Judul Penelitian
Judul penelitian hendaknya menyatakan dengan akurat dan padat permasalahan serta bentuk tindakan yang dilakukan peneliti sebagai upaya pemecahan masalah. Formulasi judul hendaknya singkat dan jelas serta menampilkan sosok penelitian tindakan kelas (PTK), bukan sosok penelitian yang lain.

2. Halaman Pengesahan
Halaman ini bersisi persetujuan komisi pembimbing/konsultan tentang proposal penelitian yang diajukan. Persetujuan tersebut diberikan dalam bentuk tanda tangan dari komisi pembimbing/konsultan tersebut.

3. Daftar Isi
Daftar isi ditulis dalam spasi tunggal dengan format sebagaimana struktur penulisan proposal di atas. Masing-masing butir/elemen dalam daftar isi diikuti nomor halaman.

4. Latar Belakang Masalah
Dalam bagian ini diuraikan pentingnya penanganan permasalahan yang diajukan. Sehubungan dengan hal itu, perlu ditunjukkan fakta-fakta yang mendorong muncul nya permasalahan tersebut, baik yang berupa hasil pengamatan, wawancara, tes, atau teknik-teknik yang lain. Dukungan dari hasil penelitian lain yang relevan akan lebih memperkokoh argumentasi dan signifikansi tentang pemecahan masalah yang diusulkan. Ciri khas PTK yang berbeda dari penelitian-penelitian lain hendaknya juga tercermin dalam uraian bagian ini.

5. Rumusan Masalah
Masalah hendaknya diangkat dari masalah keseharian di sekolah yang memang layak dan perlu diselesaikan melalui PTK. Uraian masalah hendaknya didahului dengan identifikasi masalah, yang dilanjutkan dengan analisis dan diikuti dengan refleksi awal sehingga gambaran permasalahan yang perlu ditangani tampak menjadi jelas. Perumusan masalah hendaknya disertai dengan penyebab munculnya masalah tersebut.  Perumusan masalah itu sendiri berbentuk pertanyaan.

6. Tujuan Penelitian
Seperti pada jenis penelitian lainnya, tujuan penelitian pada penelitian tindakan (kelas) pada umumnya merupakan parafrase dari rumusan masalah. Namun demikian, tidak jarang bahwa bagian tujuan ini menjadi tempat elaborasi dari apa yang secara umum dikemukakan dalam rumusan masalah. Indikator-indikator suatu konsep/ konstruk dapat dipaparkan dalam bagian ini sehingga konstelasi permasalahan yang akan dikaji menjadi lebih jelas.

7. Manfaat Penelitian
Dalam bagian ini dikemukakan manfaat yang dapat dipetik apabila penelitian telah terlaksana. Uraian tentang manfaat tersebut hendaknya bersifat spesifik, yang terkait langsung dengan topik penelitian. Hendaknya dihindarkan uraian tentang manfaat penelitian yang terlalu umum dan bombastis.

8. Kajian Teoretis dan Hipotesis Tindakan
Dalam bagian ini dipaparkan teori-teori yang mengarah pada pemahaman konsep yang digunakan dalam penelitian. Di samping itu, kajian teoretis hendaknya menga rah pada pencarian alternatif pemecahan masalah yang diajukan. Argumentasi teore tik yang logis diperlukan guna menyusun kerangka konseptual. Atas dasar kerangka konseptual tersebut, hipotesis tindakan dirumuskan.

9. Setting Penelitian
Setting penelitian mengacu pada tempat dan waktu penelitian. Dalam kaitan nya dengan tempat penelitian, peneliti perlu menjelaskan tidak hanya deskripsi fisik tempat, tetapi juga deskripsi sosiologis, psikologis, kultural, dan lain sebagainya. Des kripsi tersebut sekaligus dapat berfungsi sebagai konteks pemaknaan hasil penelitian.

10. Subjek Penelitian
Subjek penelitian mengacu pada subjek yang akan dikenai perlakuan, seperti siswa kelas tertentu di sekolah tertentu. Uraian tentang masalah ini tidak hanya menyangkut jumlah melainkan juga karakteristik subjek tersebut yang relevan dengan dilakukan nya PTK.

11. Metode Penelitian
Dalam bagian ini dijelaskan bahwa jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas, yang karakteristinya berbeda dari jenis-jenis penelitian lainnya. Oleh karena itu peneliti perlu mengemukakan sejumlah ciri yang melekat pada PTK tersebut.

12. Rencana Tindakan
Rencana tindakan mengacu pada rencana tindakan untuk mengatasi permasa lahan yang diajukan. Secara substansial rencana tersebut telah tercermin dari uraian pada Kajian Teoretis dan Hipotesis Tindakan. Bagian ini lebih mengelaborasikan rencana tersebut. Oleh karena itu berbagai tindakan lain yang mengarah pada terlaksananya pemecahan masalah tersebut (seperti pembuatan bahan ajar, penyiapan evaluasi, pengadaan alat-alat pembelajaran) perlu dijelaskan dalam bagian ini.

13. Implementasi Tindakan
Bagian ini berisi deskripsi skenario tindakan pemecahan masalah, yang sifatnya lebih konkret daripada sekedar rencana tindakan.

14. Pengamatan
Pada bagian ini peneliti menguraikan  cara-cara yang akan dilakukan untuk mengeta hui efek dari tindakan yang dilakukan, termasuk di dalamnya sarana-sarana yang diperlukan untuk merekam hasil pengamatan tersebut.

15. Refleksi
Hasil pengamatan di atas selanjutnya dianalisis, dan atas dasar hasil analisis tersebut peneliti melakukan refleksi atas apa yang sejauh ini dilakukan. Pada fase ini akan ditentukan apakah peneliti perlu melangkah ke siklus berikutnya atau tidak. Apabila ya, maka langkah-langkah sebagaimana diuraikan di atas diulangi dengan pengemba ngan seperlunya.

16. Data dan Cara Pengumpulannya
Dalam bagian ini peneliti mengemukakan jenis data yang diperlukan dalam penelitian dan teknik-teknik yang akan digunakan untuk memperoleh data tersebut, sejak dari langkah identifikasi masalah hingga pemantauan akhir. Boleh jadi data penelitian merupakan kombinasi antara data kuantitatif dan data kualitatif. Semua nya perlu dijelaskan.

17. Teknis Analisis Data
Sehubungan dengan data penelitian di atas, peneliti perlu menjelaskan teknik-teknik analisis data yang akan digunakan. Tidak jarang peneliti mengguna kan lebih dari satu teknik analisis. Sudah barang pasti,jenis teknik analisis disesuai kan dengan jenis datanya. Oleh karena itu peneliti perlu menjelaskan hal ini.

18. Daftar Pustaka
Dalam bagian ini dituliskan seluruh referensi yang dijadikan acuan dalam penelitian dan yang disebut langsung dalam tubuh proposal. Rujukan yang tidak di sebut tidak perlu ditulis. Penulisan daftar pustaka disesuaikan dengan aturan yg ada.

19. Lampiran

Dalam bagian ini dilampirkan berkas-berkas penting yang terkait langsung dengan pelaksanaan PTK berikut hasilnya. Instrumen monitoring yang mengawali dilaku kannya PTK seperti pedoman pengamatan, protokol wawancara, tes, angket, dan/ atau analisis dokumen perlu dilampirkan. Demikian pula hasil monitoring tersebut, seperti data-data hasil prestasi belajar dan deskripsi perilaku/kinerja siswa juga dilampirkan. Hal itu dapat membantu pembimbing/konsultan melihat dan menilai akurasi pengajuan masalah penelitian.
#Dari berbagai sumber.
=================================================================

Beberapa tahun yang lalu saya pernah menyusun Proposal PTK untuk Pendidikan Agama Buddha, memang masih banyak kekurangan dan tentu belum sempurna, bisa klik disini.
Untuk materi lain tentang PTK juga bisa di download disini.  

Video Profile Kang Widi

Menerima Apresiasi Guru PAB Inovatif Tahun 2025

Menerima Apresiasi Guru PAB Inovatif Tahun 2025
Bersama Menteri Agama RI, Bapak Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A.

Subscribe Media Belajar Temanggung

Subscribe Channel SBC Kendal


Sosok Inspiratif Cerdas Berkarakter Tahun 2022

Sosok Inspiratif Cerdas Berkarakter Tahun 2022

Bersama Bupati Kendal dan Kepala Disdik Kab. Kendal

Bersama Bupati Kendal dan Kepala Disdik Kab. Kendal
Menerima Apresiasi atas Prestasi sebagai TOP 6 ASN Inspiratif tahun 2021

52 Terbaik PNS Inspiratif 2018

Menerima Anugerah Bupati Kendal Award 2018

Menerima Anugerah Bupati Kendal Award 2018
Bersama Bupati Kendal Ibu dr. Mirna Annisa, M.Si. Menerima Anugerah Bupati Kendal Award 2018 Kategori Pegiat Pendidikan
Instagram

Translate

Popular Post

Cara merekam dan mengedit vocal pada Adobe Audition CS-6 Bagian 1

Gambar 1: Halaman Awal Aplikasi Adobe Audition CS-6 S alam Kreatif dan Inovatif, Para pembaca sekalian yang berbahagia, pada k...

Popular Posts