- Mari Terus Belajar, Berinovasi, Berkreasi dan Berkarya -

Lomba Mobile Ki Hajar 2017

Lomba Kihajar 2017
Salam kkreatif dan inovatif,
Pembaca sekalian, ayo ikuti lomba karya inovasi tahun 2016, "Lomba Mobile Ki Hajar 2017"
Waktu dan Tempat 
Dilaksanakan pada 1 April 2017 sampai 1 Agustur 2017 secara online
Rincian Kegiatan
Setelah kegiatan sosialisasi selesai, dilanjutkan dengan penentuan waktu pengiriman hasil karya lomba bagi peserta. Waktu pengiriman hasil karya lomba bagi peserta ditentukan selama 4 bulan. 
Pendaftaran dan pengumpulan karya yang bertujuan untuk menjaring karya peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pendaftaran dilakukan secara online, peserta lomba wajib mendaftar secara resmi di website lomba di  http://m-edukasi.kemdikbud.go.id/lomba
Langkah Pendaftaran
  1. Kunjungi website lomba kemudian mendaftar menjadi peserta lomba
  2. Nama user peserta adalah alamat email yang didaftarkan
  3. Dengan menjadi peserta bisa :
    • melengkapi biodata
    • Mengupload identitas bukti diri (Kartui dentitas dan fotodiri)
    • mengupload karya yang di ajukan.
    • Mengupload video preview karya lomba
  4. Karya lomba dan video preview bisa diupload ulang jika ada perbaikan sampai batas akhir waktu pendaftaran.
  5. karya Peserta mendapatkan notivikasi e-mail saat selesai pendaftaran dan sukses mengunggah.
Persyaratan Peserta :
  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Peserta diwajibkan aktif mengikuti berita/informasi dari panitia lomba melalui websaite, email dan media sosial resmi lomba.
  3. Lomba dibagi menjadi tiga kategori yaitu :
    • Kategori Pelajar :
      1. SD,SMP, SMA/SMK atau sederajat dan saat grandfinal masih berstatus pelajar dengan menunjukkan bukti yang sah.
      2. Wajib melampirkan/mengupload surat tugas dari kepala sekolah untuk mengikuti lomba.
      3. lolos ke grandfinal, wajib membawa surat tugas sebagai peserta/finalis
      4. Panitia memberi fasilitas satu guru pendamping setiap peserta untuk menghadiri acara Grandfinal/Penjurian.
      5. Panitia akan menanggung transportasi dan akomodasi (konsumsi dan penginapan) guru pendamping.
    • Kategori Guru :
      1. Adalah guru segala jenjang (SD,SMP, SMA/SMK atau sederajat)
      2. Adalah pamong belajar, tutor keaksaraan,pendidik paud
      3. Wajib melampirkan/mengupload surat tugas dari atasan langsung untuk mengikuti lomba.
      4. Pada saat grandfinal masih berstatus guru,pamong belajar,tutor keaksaraan atau pendidik paud, dengan menunjukkan surat tugas dari atasan langsung.
    • Kategori Umum : mahasiswa atau masyarakat umum
  4. Karakteristik Peserta
    • Bersifat perorangan
    • Bersifat kelompok maksimal 3 orang (panitia menanggung biaya akomodasi hanya 1 orang saat presentasi di babak Grandfinal)
    • Khusus kategori pelajar, panitia menanggung akomodasi (transportasi, konsumsi dan penginapan) guru pendamping.
  5. Peserta yang pernah menjadi Juara 1 Lomba Mobile Kihajar (sebelumnya bernama : Lomba Mobile Edukasi) tidak akan menjadi finalis lomba.
  6. Peserta hanya boleh mengikuti satu katergori lomba.
  7. Peserta yang tidak bersedia mengikuti grandfinal, akan diturunkan sebagai kontributor
Persyaratan Karya :
  1. Karya adalah hasil ide dan kreasi original peserta.
  2. Karya berupa aplikasi mobile yang bias dipublish dan dimanfaatkan melalui website medukasi.kemdikbud.go.id
  3. Aplikasi Mobile yang dimaksud adalah aplikasi yang dijalankan pada perangkat mobile.
  4. Karya yang dilombakan belum pernah dipublikasikan.
  5. Karya yang dilombakan belum pernah menjadi juara di even lomba yang lain.
  6. Karya yang dilombakan tidak mengandung unsur komersial.
  7. Didalam aplikasi, diwajibkan mencantumkan opening dengan standar yang telah ditentukan panitia (didownload di website lomba).
  8. Materi bebas tetapi tidak boleh sama dengan yang pernah di sajikan dalam http://m-edukasi.kemdikbud.go.id
  9. Disajikan dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, kecuali mata pelajaran bahasa asing / daerah / muatan lokal.
  10. Peserta yang masuk grandfinal 15 besar per kategori, menyertakan Source Code atau Re Source saat presentasi di Grandfinal.
  11. Karya hanya boleh di ikut sertakan pada satu kategori saja. Jika ditemukan karya yang terdaftar pada lebih dari satu kategori, maka Panitia Lomba Mobile Kihajar akan melakukan konfirmasi kepada pendaftar untuk memilih. Apabila dalam batas waktu yang telah ditentukan, peserta tidak melakukan konfirmasi, maka panitia berhak menentukan kategori atas hasil karya yang di daftarkan.
Ketentuan umum
Peraturan dan ketentuan umum dalam pelaksanaan lomba ini adalah sebagai berikut:
  1. Panitia tidak menerima komplain keterlambatan dikarenakan peserta tidak mengikuti berita/ informasi dari panitia lomba.
  2. Panitia berhak membatalkan kepesertaan calon peserta bila peserta atau karya tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
  3. Panitia memiliki hak atas 90 karya (30 karya per Kategori untuk mempublish melalui web resmi BPMPK.
  4. Keputusan panitia dan/atau juri tidak dapat diganggu gugat.

Kegiatan Capacity Building Bagi Instruktur Kurikulum SMP Provinsi Jawa Tengah - LPMP Jawa Tengah

Bapak M. Ahsan, menyampaikan paparan tentang penilaian.

Salam kkreatif dan inovafif,
Kegiatan Capacity Building, di selenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah, Jl. Kyai Maja, Srondol Kulon, Banyumanik, Semarang dari tanggal 29 - 31 Maret 2017 dii LPMP Semarang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum Region Surabaya beberapa waktu yang lalu, yaitu tanggal 08 - 11 Maret 2017. Kegiatan Capacity Building (CB) ini juga merupakan persiapan untuk kegiatan penyegaran bagi IK dan GS bulan April 2017 yang akkan datang.

Bapak Tuwuh in Action

Bapak Tuwuh dan Bapak Wasimin, selaku pemandu sedang memaparkan materi

Para peserta saat berdiskusi dalam penyelarasan materi presentasi

Secara umum kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan konsep pengetahuan calon fasilitator terhadap materi yang akkan disajikkan pada kegiatan Bimtek Pengembang Kurikulum Kab/Kota atau Instruktur Kabupaten/Kota Kurikulum 2013 jenjang SMP sehingga tujuan bimtek tercapai secara optimal.
Sedangkan secara khusus, tujuan dari kkegiatan Capacity Building ini antara lain;
  1. Memahami Strategi Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 jenjang SMP;
  2. Overview Materi Bimtek Kurikulum 2013 Jenjang SMP;
  3. Memahami Sinkronisasi Materi dan Perangkat Bimtek Instruktur Kabupaten/Kota Kurikulum 2013 Jenjang SMP, dan;
  4. Memahami cara melakukan Penilaian terhadap Peserta Bimtek.

Para peserta saat berdiskusi dalam penyelarasan materi presentasi
Peserta Capacity Building ini berjumlah 30 orang, berasal dari Instruktur Provinsi atau nstrukktur Kurikulum Provinsi Jawa Tengah, Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional Umum LPMP Jawa Tengah.
Para peserta saat berdiskusi dalam penyelarasan materi presentasi

Bapak M. Ahsan in Action
Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah:

  1. Terpahaminya Strategi Bimtekkk dan Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 Jenjang SMP;
  2. Terpahaminya Materi Bimtekk Kurikulum 2013 Jenjang SMP;
  3. Terpahaminya Sinkronisasi Materi dan Perangkat Bimtek Instruktur Kabupaten/Kota Kurikulum 2013 Jenjang SMP, dan;
  4. Terpahaminya cara melakukan Penilaian terhadap Peserta Bimtek.

Demikian info kegiatan CB ini.
Salam.

Lomba Penulisan Artikel Jurnalistik DJP 2017 - Perpajakan


Sebagai bentuk penghargaan tertinggi kepada insan jurnalis terbaik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak mengadakan Lomba Penulisan Artikel Jurnalistik DJP 2017 dengan tema:

“REFORMASI PERPAJAKAN UNTUK MENINGKATKAN RASIO PAJAK”

Kriteria Peserta:
  1. Peserta berprofesi sebagai jurnalis.
  2. Peserta merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
  3. Peserta harus memiliki kartu identitas (kartu pers) yang masih berlaku atau surat keterangan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan adalah wartawan, baik dari media tempat bekerja atau lembaga profesi wartawan tempatnya bernaung.
Persyaratan:
  1. Artikel adalah karya jurnalisitik berbahasa Indonesia atau bahasa Inggris;
  2. Artikel harus orisinal bukan terjemahan, saduran atau rangkuman;
  3. Artikel belum pernah diikutsertakan pada lomba sejenis yang diselenggarakan Kementerian Keuangan maupun pihak lain;
  4. Artikel bersifat positif dan informatif, tidak bermuatan SARA dan/atau politik serta mengacu pada tema yang telah ditentukan;
  5. Peserta harus mengatasnamakan pribadi, bukan kelompok atau tim;
  6. Peserta hanya dapat mengirimkan 1 artikel yang dilombakan;
  7. Peserta harus melakukan pendaftaran secara online melalui situs www.pajak.go.id/LPAJ2017;
  8. Batas akhir pendaftaran dan penyerahan artikel kepada panitia adalah 3 Mei 2017 (cap pos);
  9. Artikel yang didaftarkan harus dipublikasikan di media massa (media cetak) pada rentang waktu antara 27 Februari 2017 sampai dengan 30 April 2017;
  10. Melampirkan fotokopi kartu pers dan KTP/SIM yang masih berlaku;
  11. Mengisi formulir pendaftaran dan surat pernyataan yang telah disediakan panitia;
  12. Tidak ada korespondensi dengan panitia, selama masa pendaftaran dan penilaian;
  13. Semua artikel yang masuk menjadi milik Direktorat Jenderal Pajak;
  14. Keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.

Ketentuan Khusus:
  1. Artikel harus berformat Opini, minimal 9000 (sembilan ribu) karakter atau format In-depth Reporting, minimal 6000 (enam ribu) karakter;
  2. Panitia berhak mendiskualifikasi keikutsertaan peserta dan/atau membatalkan peserta yang terpilih sebagai pemenang apabila diketahui memberikan data yang keliru dan/atau tidak benar.
Dewan Juri:
  1. Hestu Yoga Saksama - Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak;
  2. Yustinus Prastowo - Direktur Eksekutif Center for Taxation Analysis (CITA);
  3. Asmono Wikan – Direktur Eksekutif Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat.
Hadiah:
  1. Juara I -   Rp10.000.000,00
  2. Juara II -  Rp  6.000.000,00
  3. Juara III - Rp  4.000.000,00
Pengiriman Artikel:
  1. Artikel dengan format Microsoft Word (softcopy) di-upload di situs www.pajak.go.id/lpaj2017, dengan menyertakan keterangan tanggal pemuatan dan nama media cetak;
  2. Dokumen yang disertakan adalah:
  • Bukti pemuatan berupa kliping asli (bukan fotokopi);
  • Surat pernyataan keaslian karya;
  • Data Peserta (Formulir Pendaftaran);
  • Fotokopi kartu pers dan/atau surat keterangan, fotokopi KTP/SIM yang masih berlaku;
Dikirim melalui pos ke alamat panitia:
Kepada Yth.
Panitia Lomba Penulisan Artikel Jurnalistik DJP 2017
Gedung Marie Muhammad Lt.16 – Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak
Jalan Jend. Gatot Subroto Kav. 40-42
Informasi Lain:

Periode Lomba :
Pengumuman Nominasi Juara : 12 Mei 2017;
Pengumuman Pemenang : 24 Mei 2017.

Kontak Panitia :
Telepon : 021.5250208 ext 51633 (hari kerja – Senin sd Jumat | jam kerja 08.00 WIB sd 17.00 WIB)
e-mail : humas@pajak.go.id

Alamat pos :
Panitia Lomba Penulisan Artikel Jurnalistik DJP 2017
Gedung Marie Muhammad Lt.16 – Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak
Jalan Jend. Gatot Subroto Kav. 40-42

Informasi Lain:  
  1. Periode Lomba :
    1. Pengumuman Nominasi Juara : 12 Mei 2017;
    2. Pengumuman Pemenang : 24 Mei 2017.
  2. Kontak Panitia :
    1. Telepon : 021.5250208 ext 51633 (hari kerja – Senin sd Jumat | jam kerja 08.00 WIB sd 17.00 WIB)
    2. e-mail : humas@pajak.go.id
    3. Alamat pos : 
      Panitia Lomba Penulisan Artikel Jurnalistik DJP 2017 
      Gedung Marie Muhammad Lt.16 – Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak 
      Jalan Jend. Gatot Subroto Kav. 40-42
DAFTAR DISINI

#ResidensiPenulis 2017

 




Salam kreatif dan inovatif,
Buat teman-teman penulis,
Komite Buku Nasional dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2017 ini akan membuka kembali Program Residensi Penulis.*

Residensi Penulis adalah program yang dimaksudkan untuk mendukung penulis Indonesia untuk melakukan riset dan menyelesaikan karya tulis di luar negeri. Pendanaan program ini berasal dari Beasiswa Unggulan, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. Dengan program ini, penulis dapat tinggal di luar negeri selama 1-3 bulan.
  
Tujuan dari #ResidensiPenulis 2017;
  1. Dapat membangun jejaring di luar negeri, baik dengan sesama penulis, maupun penerjemah dan penerbit
  2. Mengikuti program (diskusi, seminar, festival sastra pembacaan karya, dst.) yang diadakan oleh penyelenggara yang telah disepakati oleh Kemendikbud dan Komite Buku Nasional.
  3. Memberi peluang kepada penulis untuk menyelesaikan tulisan atau risetnya di sebuah tempat yang kondusif
  4. Dukungan dana yang diberikan berupa:
  • Dana pembelian tiket pesawat (pp)
  • Dana pengurusan visa & asuransi perjalanan
  • Dana untuk biaya hidup (besarnya tergantung negara tujuan)
  • Dana penelitian
SYARAT MUTLAK:
Warga negara Indonesia yang berdomisili di Indonesia
  • Dalam keadaan sehat
  • Penulis yang setidaknya mempunyai satu buku yang ditulis dalam bahasa Indonesia yang sudah diterbitkan
  • Karya yang sedang ditulis harus dalam bahasa Indonesia dan dapat diselesaikan selama residensi atau sampai waktu yang telah disepakati dan tercantum dalam kontrak
  • Lolos seleksi proposal dan wawancara
  • Bersedia bekerja sama dan mengikuti program yang disusun oleh Komite Buku Nasional dan Kemendikbud
 PERTIMBANGAN TAMBAHAN:
  • Mampu berkomunikasi dalam bahasa asing, terutama bahasa Inggris
  • Mempunyai karya yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa asing
  • Mempunyai karya yang telah mendapatkan penghargaan
  • Mempunyai undangan dari pribadi/institusi di luar negeri yang bersedia bekerja sama dengan Komite Buku Nasional
 JADWAL:
  • Pendaftaran online: 1-10 April 2017
  • Seleksi: 15-25 April 2017
  • Pengumuman: 30 April 2017
  • Residensi dapat dilakukan antara Mei-November 2017 (kembali ke Indonesia selambatnya 30 November)
  • Laporan akhir: 1 minggu setelah kembali ke Indonesia (selambatnya 7 Desember 2017)
INFORMASI & ALAMAT:
Sekretariat Komite Buku Nasional
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung C, Lantai 16
Jl. Jend. Sudirman, Senayan, Jakarta

Atau klik web: Indonesia National Book Commite

Lambang-lambang Buddhis

Berikut ini merupakan lambang - lambang Buddhis, silahkan klik pada gambar atau tulisan untuk penjelasan dari masing masing lambang.

Arca Buddha - Buddha-Rupang


Stupa


Cakra - Roda Dhamma

Bunga Teratai


Pohon Bodhi


Jejak Kaki Buddha - Siripada


Bendera Buddhis


Genta/Lonceng

Ikuti setiap perkembangan pendidikan Agama Buddha dengan; 


Genta/Lonceng - Lambang-lambang Buddhis


Genta atau lonceng mengandung pengertian bahwa kehidupan setiap mahkluk berlangsung terus-menerus mengikuti waktu tanpa henti, dengan berkumandangnya suara genta itulah mengingatkan umat Buddha akan hal tersebut.

Selesai Lambang-lambang Buddhis

Air - Lambang-lambang Buddhis


Air akan selalu mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat ke tempat yang lebih rendah, sehingga di lambangkan sebagai rasa rendah hati atau tidak sombong. Juga melambangkan kesucian diri, seperti sihat air yang bisa membersihkan noda-noda. Air juga merupakan sumber kehidupan.



Swastika - Lambang-lambang Buddhis




Swastika digambarkan berupa dua garis bersilangan tegak lurus dengan siku-siku pada keempat ujungnya membentuk sudut yang arahnya berputar.

Swastika Buddhis berlawanan arah dengan jarum jam, kebalikan dari Hindu atau yang dipakai Nazi. Swastika Buddhis melambangakan penyangkalan terhadap keduniawian, untuk bisa bahagia kita harus melawan arus keduniawian yaitu mengurangi keinginan yang tidak bermanfaat. Kata Swasti (Sanskerta) atau Suwatthi (Pali) berarti Selamat sejahtera.






















Dupa/Hio - Lambang-lambang Buddhis

Image result for makna Dupa/hio dalam agama buddha

Dupa yang harum mewangi akan tersebar ke segenap penjuru arah, demikian juga dengan nama harum seseorang akan menyebar ke seluruh penjuru. Namun harumnya Dupa tidak bisa melawan arah angin, Hanya kkebaikan dan nama baik yang bisa melawan arah angin.



Lilin - Lambang-lambang Buddhis

Image result for makna lilin dalam agama buddha

Lilin merupakan symbol dari penerangan yang menerangi jalan yang akan di lalui siapa saja untuk mencapai tujuan.Lilinjuga melambangkan suatu pengorbanan diri yang tulus ,sebagaimana dapat di lihat dengan nyata ,lilin yang disulut dan meleleh ,merelakan tubuhnya habis terbakar untuk memberikan penerangan . Lilin juga merupakan lambang dari kehidupan yang pada suatu ketika akan padam (mati)seperti padamnya lilin yng telah habis terbakar 


Jejak Kaki Buddha (Siripada) - Lambang-lambang Buddhis


Jejak kaki Buddha dalam bahasa Pali disebut siripada. Siri  artinya mulia dan pada artinya jejak atau kaki. Bekas tapak kaki ini melambangkan kehadiran Buddha di dunia.
Konon Buddha Gotama meninggalkan jejak kaki yang memperlihatkan gambaran cakra di atas batu di tepi sungai Nammada India, atas permintaan raja Naga untuk dijadikan objek penghormatan.

Image result for makna jejak kaki buddha

Puja Siripada adalah upacara menghormati Buddha dengan objek tapak atau jejak kaki Buddha yang biasanya dilakukan pada waktu bulan Kathina ditandai dengan persembahan bunga, dupa, pelita yang diletakkan pada nampan-nampan bunga teratai dan dilarung di sungai atau danau. Makna dari upacara ini mengingatkan kita untuk mengikuti jejak Buddha.

Jejak kaki ini tentu saja bukanlah jejak kaki asli Buddha Gotama, melainkan replika atau representasi dari kehadiran Buddha. Biasanya dengan simbol-simbol yang menyiratkan makna tertentu seperti Dharmachakra.

Bendera Buddhis - Lambang-lambang Buddhis

Image result for Bendera Buddhis


Bendera Buddhis dirancang oleh Henry S.Olcoot,   kolonel kebangsaan Amerika yang beragama Buddha tahun 1888 dan di akui sebagai lambang pemersatu umat Buddha sedunia. Terinspirasi dari warna sinar tubuh (aura) Buddha masing-masing warna seperti pada gambar, memiliki arti. Di Indonesia  warna Biru melambangkan Bhakti, Kuning : Kebijaksanaan, Merah : CInta Kasih, Putih : Kesucian, Jingga : Semangat dan warna campuran melambangkan gabungan dari kelima sifat tersebut.
Warna-warni pada bendera Buddhis adalah warna biru, kuning, merah, putih, dan jingga atau merah muda yang disusun secara vertikal, ditambah garis vertikal keenam yang terdiri dari lima warna yang disusun horizontal. Setiap warna mempunyai arti berbeda. Warna-warni horizontal melambangkan perdamaian abadi dari ras-ras yang ada di dunia dan keharmonisan dalam kehidupan bersama. Warna vertikal melambangkan perdamaian dunia.
Image result for makna Bendera Buddhis
Makna bendera Buddhis adalah tidak adanya diskriminasi ras maupun kebangsaan, kedaerahan, atau warna kulit, bahwa semua makhluk berpotensi mencapai kesucian menjadi Buddha dan memiliki karakteristik kebuddhaan.
 Makna Panji Buddhis Enam Warna atau Sadvarna Dvhaja:
1.    Biru (Nīla) dari warna rambut Sang Buddha melambangkan bakti atau pengabdian,
2.    Kuning emas (Pīta) dari warna kulit Sang Buddha melambangkan kebijaksanaan,
3.    Merah tua (Lohita) dari warna darah Sang Buddha melambang cinta kasih,
4.    Putih (Odāta) dari warna tulang dan gigi Sang Buddha melambang kesucian,
5.    Jingga (Manjesta) dari warna telapak tangan, kaki dan bibir Sang Buddha yang melambangkan semangat,
6.    Gabungan kelima warna di atas (Prabhasvara) melambangkan gabungan kelima faktor yang tersebut di atas (makna sebenarnya istilah Prabhasvara adalah bersinar sangat terang atau cemerlang).

Bunga Teratai - Lambang-lambang Buddhis


Dalam Buddhisme, teratai (lotus) dikatakan mewakili prinsip hukum sebab dan akibat, dimana setiap tindakan atau pikiran menyebabkan efek, yang dapat dialami baik dalam kehidupan ini atau di kehidupan yang akan datang. Bunga teratai (lotus) ini dapat muncul dari kolam yang kotor, tapi masih tetap tak tersentuh dan ternoda oleh kotoran dan lumpur di sekitar kolam. Hal yang unik dari bunga ini diyakini melambangkan semangat, kelahiran kembali, kecantikan, kesuburan, dan kebangkitan. Bunga teratai (lotus) membentuk prinsip­prinsip dari 8 jalan Buddhis, salah satu ajaran tertinggi Sang Buddha. Bunga teratai (lotus) mengangkat dirinya sendiri ke atas air yang berlumpur, yang merupakan lambang mencapai pencerahan spiritual. Meskipun akarnya di dalam lumpur, teratai (lotus) tumbuh ke atas, dan naik menuju cahaya. Dengan kata lain, itu merupakan perjalanan dari kegelapan ke arah terang yang penuh pengetahuan atau kebijaksanaan, Om mani padme hum.
 Related image

Warna­-warna yang berbeda dari teratai (lotus) memiliki simbolisme spiritual dalam Buddhisme. Teratai (lotus) merah muda adalah teratai (lotus) tertinggi, yang menunjukkan pencerahan tertinggi dan berhubungan dengan Buddha, teratai (lotus) biru melambangkan kebijaksanaan, teratai (lotus) putih diartikan kesempurnaan spiritual, dan teratai (lotus) merah melambangkan hati. Menurut mitos, Sang Buddha muncul secara ajaib dari teratai (lotus). Beberapa legenda juga mengatakan bahwa bunga teratai (lotus) muncul di setiap tempat di mana Sang Buddha menapakkan kakinya.

Related image

Teratai melambangkan kesucian, hidup di kolam berlumpur tetapi teratai menghasilkan bunga yang begitu indah yang tak ternoda oleh lumpur. Bunga teratai tidak terpengaruh oleh lingkungannya yang kotor, ia tetap indah dan bersih maka kita harus mencontoh sifat teratai ini.

Kadang kita dikelilingi oleh lingkungan dan teman-teman yang jahat, tidak suka berbuat baik, kikir, tidak gemar berdana, malas belajar, dan sebagainya. Namun hendaknya kita tidak terpengaruh oleh mereka. Ibarat terati kita harus menjadi baik dimana pun kita berada.

Video Profile Kang Widi

Menerima Apresiasi Guru PAB Inovatif Tahun 2025

Menerima Apresiasi Guru PAB Inovatif Tahun 2025
Bersama Menteri Agama RI, Bapak Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A.

Subscribe Media Belajar Temanggung

Subscribe Channel SBC Kendal


Sosok Inspiratif Cerdas Berkarakter Tahun 2022

Sosok Inspiratif Cerdas Berkarakter Tahun 2022

Bersama Bupati Kendal dan Kepala Disdik Kab. Kendal

Bersama Bupati Kendal dan Kepala Disdik Kab. Kendal
Menerima Apresiasi atas Prestasi sebagai TOP 6 ASN Inspiratif tahun 2021

52 Terbaik PNS Inspiratif 2018

Menerima Anugerah Bupati Kendal Award 2018

Menerima Anugerah Bupati Kendal Award 2018
Bersama Bupati Kendal Ibu dr. Mirna Annisa, M.Si. Menerima Anugerah Bupati Kendal Award 2018 Kategori Pegiat Pendidikan
Instagram

Translate

Popular Post

Cara merekam dan mengedit vocal pada Adobe Audition CS-6 Bagian 1

Gambar 1: Halaman Awal Aplikasi Adobe Audition CS-6 S alam Kreatif dan Inovatif, Para pembaca sekalian yang berbahagia, pada k...

Popular Posts